Tuesday , November 21 2017
Home / Bercinta / Teknik Bercinta Dalam Islam
Teknik Bercinta Dalam Islam
Teknik Bercinta Dalam Islam

Teknik Bercinta Dalam Islam

Teknik Bercinta Dalam Islam
Teknik Bercinta Dalam Islam

Setelah anda melaksanakan pernikahan dengan pasangan anda, pastilah anda akan melakukan hubungan seksual terhadapnya. Di dalam Oslam dan semua agama, apabila anda belum menikah dan sudah melakukan hubungan seksual, maka dapat dikatakan bahwa anda berzinah.

Dalam melakukan hubungan intim, tentunya harus dilakukan sesuai dengan agama masing-masing. Mungkin masih banyak diantara anda yang berpikir bahwa melakukan hubungan intim bisa dilakukan secara bebas.

Sebenarnya, pendapat anda itu tidak sepenuhnya salah. Memang benar dalam melakukan hubungan intim dengan pasangan anda, anda bisa melakukannya secara bebas. Namun, berbeda halnya dengan malam pertama.

Di dalam agama Islam pada umumnya, di malam pertama anda dan pasangan anda melakukan hubungan intim, biasanya harus mengikuti ajaran agama. Bahkan, Nabi Muhammad SAW juga memberi petunjuk yang sangat sempurna, beralas etika dan estetika Rabbaniyah (keTuhanan).

Hubungan seksual pada hakikatnya dilakukan untuk memuaskan kebutuhan batin. Namun, melakukan hubungan seksual juga terbukti menyehatkan jiwa dan merupakan tanda harmonisnya sebuah rumah tangga.

Maka dari itu, dalam melakukan hubungan seksual sebaiknya didasarkan pada ajaran agama agar dapat menjaga kesehatan tubuh, mental, dan spiritual, khususnya pada malam pengantin dimana anda menggauli (Jima’) pasangan anda.

Adapun beberapa teknik bercinta dalam Islam yang perlu anda perhatikan. Simaklah yang berikut ini.

1. Merayu atau pemanasan

Menurut ajaran agama Islam, Nabi Muhammad SAW melarang suami untuk melakukan hubungan intim dengan pasangannya sebelum ia membangkitkan nafsu pasangannya dengan melakukan pemanasan ataupun merayu.

Jadi di dalam ajaran Islam, anda tidak boleh langsung melakukan hubungan intim. Hal ini tercantum di dalam Hadits Riwayat al-Khatib dari Jabir.

2. Telanjang bulat

Ternyata teknik bercinta dalam Islam, anda tidak boleh melakukannya dengan telanjang bulat. “Apabila di antara kamu mencampuri istrinya, hendaklah ia menutup dirinya dan menutup istrinya dan janganlah keduanya (suami istri) bertelanjang bulat seperti keledai”. Hal ini tertuang di dalam Hadits Riwayat Tabrani.

3. Menyetubuhi dubur

Di dalam ajaran agama Islam, menyetubuhi dubur itu dosa dan sangat di larang. “Terkutuklah orang yang menyetubuhi istri di diduburnya”. Hal ini tertuang di dalam Hadits Riwayat Abu Dawud dan an-Nasa’I dari Abu Hurairah.

4. Doa sebelum bersetubuh

Di dalam ajaran agama Islam, ritual pertama yang harus anda lakukan dalam melakukan hubungan seksual dengan pasangan anda adalah melakukan doa sebelum bersetubuh. Doa tersebut biasanya berbunyi “Dengan nama Allah. Ya Allah. Jauhkan kami berdua (suami istri) dari gangguan syaitan serta jauhkan pula syaitan itu dari apa saja yang Engkau rezqikan kepada kami”.

Dari Abdulah Ibnu Abbas r.a berkata : “ Maka sesungguhnya apabila di takdirkan dari suami istri itu mendapat seorang anak dalam persetubuhan itu, tidak akan di rusak oleh syaitan selama-lamanya ”. Di kutip dari Hadits Sahih Riwayat Bukhari dan Muslim dari Ibnu Abbas r.a

5. Hampir berejakulasi

Dalam ajaran Islam, apabila anda kaum pria hampir mengeluarkan sperma, sebaiknya anda menyebut “Segala pujian hanya untuk Allah yang menciptakan manusia dari pada air”. Doa ini harus dikatakan di dalam hati.

6. Putus di tengah jalan

Ketika anda melakukan hubungan seksual dengan pasangan anda, sering kali anda berhenti di tengah jalan dengan berbagai alasan. “Apabila seseorang bersetubuh dengan istrinya maka janganlah ia menghentikan persetubuhan itu sehingga istrimu juga selesai melampiaskan hajatnya (syahwat atau mencapai kepuasan) sebagaiman kamu juga menghendaki lepasnya hajatmu (syahwat atau mencapai kepuasan). Tertuang di dalam Hadits Riwayat Ibnu Addi.

7. Pada saat haid

Di dalam ajaran agama Islam, hadi merupakan sesuatu yang kotor. Oleh karena itu, bagi pria Muslim biasanya dilarang untuk menyetubuhi istri mereka pada saat mereka sedang haid.

“Apabila mereka telah bersuci maka bolehlah kamu menyetubuhi mereka ditempat yang diperintahkan Allah kepadamu”. “Sesungguhnya Allah itu menyukai orang-orang yang bertaubat dan Allah menyukai orang-orang yang menyucikan dirinya”.

Hal ini tercantum pada Surat Al Baqarah ayat 222.

Inilah uraian singkat mengenai teknik bercinta dalam Islam. Melakukan hubungan seksual di dalam ajaran agama memanglah baik. Semoga bermanfaat.

About admin

Check Also

Tahan Lama di Ranjang Dengan Ramuan Alami

Tahan Lama di Ranjang Dengan Ramuan Alami

Tahan lama di ranjang dalam melakukan hubungan seksual merupakan impian semua pasangan. Sering kali anda …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *