Friday , October 20 2017
Home / Bayi / Info Menu Makanan Untuk Bayi Usia 6 Bulan
Info Menu Makanan Untuk Bayi Usia 6 Bulan
Info Menu Makanan Untuk Bayi Usia 6 Bulan

Info Menu Makanan Untuk Bayi Usia 6 Bulan

Info Menu Makanan Untuk Bayi Usia 6 Bulan
Info Menu Makanan Untuk Bayi Usia 6 Bulan

Menu makanan untuk bayi usia 6 bulan tentulah tidak sama dengan menu makanan orang dewasa. Mungkin banyak dari anda yang masih bingung dalam memberi makan si kecil.

Perlu anda ketahui, pada usia ini bayi amatlah sensitif, apalagi soal makanan. Organ pencernaan bayi belum terbentuk dengan sempurna.

Pada umumnya, bayi usia 6 bulan ini sudah bisa mencerna makanan padat. Akan tetapi, sebaiknya anda perhatikan dulu kondisi bayi anda, karena tidak semua bayi pada usia ini bisa mencerna makanan padat.

Ingin tahu info menu makanan untuk bayi usia 6 bulan itu ? Simaklah di bawah ini.

1. Perkenalkan jenis makanan pada bayi

Untuk tahap pertama dalam mengenalkan makanan padat pada bayi anda, sebaiknya anda berikan satu jenis makanan dulu selama tiga atau empat hari. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk melihat apakah ada reaksi alergi pada bayi. Jika bayi anda baik-baik saja dan tanpa menyukai makanan tersebut, selanjutnya anda dapat mengenalkan jenis makanan lain.

2. Info menu makanan untuk bayi usia 6 bulan

Anda perlu memperhatikan dengan benar makanan apa saja yang dikonsumsi buah hati anda. Ada beberapa jenis makanan yang mulai dapat ia konsumsi saat ia memasukki usia 6 bulan ini.

Dibawah ini adalah info menu makanan untuk bayi usia 6 bulan :

  • ASI atau susu formula, ASI tetaplah merupakan makanan essential bagi bayi anda. Tetapi, bagi anda yang tidak mampu memberikan ASI, anda tidak perlu berkecil hati. Anda bisa menggantikan ASI tersebut denga susu formula. Menurut para ahli dan pakar gizi, susu formula diyakini dapat membantu perkembangan otak anak anda. Meskipun begitu, ASI tetaplah yang terbaik untuk buah hati anda.
  • Sereal (beras, sayuran, dan buah-buahan). Sereal merupakan rekomendasi paling tepat dalam mengenalkan makanan padat bagi si kecil. Sangat dianjurkan bila sereal tersebut dibuat dalam bentuk pure (dihaluskan), sehingga si kecil bisa makan dengan nyaman. Alangkah baiknya jika anda mengenalkan sereal sayuran terlebih dahulu, karena biasanya bayi yang sudah merasakan rasa manis buah-buahan akan menolak sereal sayur.
  • Biskuit bayi, makanan yang satu ini merupakan makanan favorit setiap bayi. Selain teksturnya yang lembut, biskuit bayi juga kaya akan kandungan prebiotik FOS, omega 3 dan 6, kalsium, dan zat besi yang membantu dalam mengembangkan ketrampilan oromotor pada bayi. Disamping itu, biskuit bayi ini juga bisa anda kombinasikan dengan susu untuk menambah asupan kalsium bagi buah hati anda.
  • Pisang, merupakan buah yang sangat halus dan juga sangat mudah dicerna oleh si kecil. Memberi bayi buah pisang, membantu kemampuan tubuh untuk meyerap kalsium yang hadir dalam air susu yang diberikan kepada bayi. Sebuah studi telah menggambarkan bahwa buah dengan kandungan kalium tinggi dapat membantu menambah supremasi otak dan kesadaran untuk anak-anak dalam praktik pendidikan. Unggul dalam kalium, namun rendah garam, pisang juga dapat mendukung tekanan darah lebih rendah dan moderat bahaya kematian karena stroke sebanyak 40%. Hal ini juga dapat memfasilitasi untuk mengatur detak jantung, mengirim oksigen ke otak, dan mengendalikan keseimbangan air tubuh.
  • Sayur-sayuran dan buah-buahan. Sangatlah dianjurkan bagi anda untuk memberikan asupan serat dan vitamin yang terdapat dalam kedua makanan ini pada si kecil. Untuk buah-buahan, sebaiknya anda batasi juga jumlahnya, karena glukosa didalamnya dapat menyebabkan karies.

Adapun beberapa jenis makanan yang harus dihindari oleh si kecil, diantaranya :

a. Madu

Madu, tidak dianjurkan untuk bayi dibawah usia satu tahun, karena ada kemungkinan bayi anda dapat terkena bakteri Clostridium Botulinum. Bayi belum memiliki imunitas terhadap bakteri ini. Bakteri ini bisa mengakibatkan lumpuh karena bakteri ini langsung meracuni saraf.

b. Garam

Makanan bayi sebaiknya tidak diberi garam karena belum kuat diproses oleh ginjalnya. ASI dan formula sudah mencukupi kebutuhan garam ditubuhnya.

c. Susu sapi

Susu sapi tidak dapat mencukupi kandungan lemak, nutrisi (terutama besi), dan kalori. Susu sapi juga terlalu banyak mengandung sodium. Kecuali produk susu seperti keju, diperbolehkan setelah bayi berusia 6 bulan.

About admin

Check Also

Cara Menghindari Intoleransi Laktosa di Masa Kehamilan

Cara Menghindari Intoleransi Laktosa di Masa Kehamilan

Masa kehamilan merupakan masa yang seperti anda tau banyak sekali perjuangan dimana masa ini membuat …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *