Thursday , August 24 2017
Home / Bercinta / Teknik Bercinta Saat Hamil
Teknik Bercinta Saat Hamil
Teknik Bercinta Saat Hamil

Teknik Bercinta Saat Hamil

Teknik Bercinta Saat Hamil
Teknik Bercinta Saat Hamil

Ketika anda menikah dengan pasangan anda, maka anda akan melakukan hubungan seksual dengan berbagai tujuan, salah satunya adalah memperoleh keturunan. Seperti yang kita ketahui bahwa wanita memerlukan waktu kurang lebih 1 tahun untuk melahirkan anak anda.

Hal ini berarti dalam masa kehamilan istri, anda sebagai kaum pria tidak dapat melakukan hbungan seksual terhadap istri anda, karena anda takut terjadi hal buruk terhadap janinnya. Namun, ada juga dalam beberapa kasus bahwa pria tidak tahan dan ingin melakukan hubungan seksual.

Pertanyaan yang sering timbul seperti bisakah kita melakukan hubungan seksual pada saat masa kehamilan ? ataupun apakah berhubungan seksual pada saat hamil aman? dan lainnya. Masih banyak pendapat pro dan kontra mengenai hal ini.

Sebagian dari mereka masih tidak mengerti kenapa wanita akan menolak dalam melakukan hubungan seksual ketika hamil, dan sebagian lagi beranggapan bahwa hamil bukanlah penghalang dalam memperoleh kepuasan batin.

Oleh karena itu, banyak diantara mereka yang memilih alternatif oral seks. Sebenarnya, jika dilihat dari pandangan medis, oral seks itu tidak aman dan dapat menularkan berbagai penyakit. Hal ini dapat mengancam kesehatan ibu dan janinnya.

Oleh sebab itu, sebaiknya anda tidak melakukan oral seks. Seks pada hakikatnya tidak hanya identik dengan hubungan seksual saja, namun seks juga bisa dilakukan dengan cara berciuman, berpelukan atau memegang satu sama lain.

Jika istri anda sedang hamil, ada baiknya anda menghormati keadaannya dan menahan nafsu anda. Tetapi, jika anda tidak bisa menghindarinya tidak bisa menahan nafsu syahwat anda, anda bisa menggunakan teknik bercinta saat hamil yang akan di sajikan berikut ini.

1. Posisi woman on top

Salah satu teknik bercinta saat hamil adalah menggunakan posisi woman on top atau wanita berada diatas ini. Posisi ini masih cukup aman dilakukan pada saaat hamil. Duduklah diatas pasangan anda secara perlahan dan pastikan anda juga mengutamakan janin anda.

Posisi ini juga akan membuat wanita merasa lebih nikmat. Pastikan dalam melakukan posisi ini anda berhati-hati dan jangan sampai terjadi kontraksi yang dahsyat atau pecahnya ketuban.

2. Posisi missionary

Sebaiknya anda jangan menggunakan posisi missionary yang seperti biasanya, karena tentu saja akan sangat sulit karena perut istri anda yang membesar. Sebaiknya anda berbaring dan tarik lutut ke dada. Hal ini dilakukan agar memudahkan proses penetrasi yang akan dilakukan oleh pasangan anda.

Apabila anda tetap mengalami kesulitan dalam melakukan posisi ini, anda bisa menggunakan bantal atau alat lainnya untuk diletakkan di bawah tubuh anda.

3. Posisi menyamping

Salah satu teknik bercinta saat hamil adalah dengan menggunakan posisi menyamping. Berbaringlah dengan posisi menyamping, membelakangi suami anda. Posisi ini dapat memudahkan suami dalam melakukan penetrasi.

Selain itu, posisi ini juga memungkinkan untuk suami dalam membelai perut anda atau bagian sensitive lainnya.

4. Posisi duduk

Posisi duduk ini terbukti cukup aman untuk dilakukan pada saat hamil. Duduk diatas pasangan anda dan saling berhadapan. Sebaiknya anda melakukannya secara perlahan dan lembut, jangan sampai pasangan anda terlalu menekan perut anda.

5. Manfaat seks pada saat hamil

Sebagian dari orang masih berpendapat bahwa seks pada saat hamil terbukti dapat memberikan manfaat. Manfaat yang diberikan itu adalah kelancaran selama proses persalinan. Pada saat berhubungan seks, prostaglandin yang dikeluarkan sperma dapat mengakibatkan kontraksi yang berguna untuk membantu penekanan.

Sehingga kepala bayi dapat masuk ke bagian bawah panggul. Namun, sebaiknya anda juga berhati-hati dalam melakukan hubungan seksual ketika istri anda sedang hamil

6. Bahaya hubungan seksual ketika hamil

Sudah jelas hubungan seksual ketika hamil itu berbahaya. Salah satu bahayanya adalah ketika masa kehamilan telah memasuki 7 atau 9 bulan. Sebaiknya, pada saat anda memasuki masa waktu ini, anda mengurangi frekuensi seks anda karena dapat membahayakan janin.

Pada saat bayi sudah memasuki 9 bulan, bila terjadi kontraksi sehingga air ketuban pecah. Maka bisa jadi terjadi keguguran atau kematian pada janin anda.

Inilah uraian singkat mengenai teknik bercinta saat hamil. Semoga dapat bermanfaat.

About admin

Check Also

Kiat Agar Tahan Lama di Ranjang

Kiat Agar Tahan Lama di Ranjang

Tahan lama di ranjang merupakan impian setiap pasangan suami istri yang melakukan hubungan seksual. Setelah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *